APA ITU GAME DAN ENGINENYA …????

APA GAME ITU ….

 

Game ??? Pasti kalian semua pernah memainkannya baik itu dengan menggunakan teknologi maupun tidak. Dulu sebelum kita mengenal teknologi game modern kita sering bermain game tradisional yang lebih banyak bergerak. Nah sekarang Apa itu Game ? Game merupakan hiburan yang dapat dimainkan oleh satu orang atau beberapa orang dan memiliki beberapa aturan tertentu sehingga memiliki kondisi menang dan kalah. 

 

Dengan perkembangan teknologi yang begitu cepat sekarang game modern dapat ditemukan diberbagai macam device seperti telepon genggam, tablet, console(xbox, nintendo, PS), pc(komputer), dll. Semakin banyaknya game yang bermunculan maka semakin banyak juga developer game yang membuat game dengan genre-genre tertentu seperti dibawah ini :

  • FPS (First Person Shooter)

Game ini dimainkan dengan sudut pandang kita yang berada di game tersebut dan kita melihat seperti karakter yang ada di dalam game tersebut.Contoh game : Call of duty, Modern Warfare, Counter Strike

  • RPG (The Role Playing Games)

Game ini, kita mengendalikan satu karakter dengan menyelesaikan quest dan menaikkan level, mencari jalan untuk melawan boss, Contoh game : Final Fantasy, Chrono Trigger, Suikoden, Skyrim

  • MMORPGs (Massively Multiplayer Online Role Playing Games)

Game ini sama seperti halnya RPG tapi di genre ini kita dapat bermain secara online dan bertemu banyak gamer lain dari seluruh dunia, Contoh gama : World of Warcraft, Ragnarok, Seal Online, RF

  • The Sports Games

Game ini ditujukan untuk permainan olahraga seperti sepak bola, balap mobil, balap motor, dll. Game ini biasanya lebih banyak untuk game console. Contoh game : PES, Gran Turismo, Need for Speed.

  • RTS ( Real Time Strategy)

Game ini, kita dapat mengatur strategy dan taktik dari beberapa unit yang dapat dikendalikan. Baik dari mengumpulkan resource, taktik berperang, membagun benteng dan upgrade teknologi dan senjata dari unit kita. Contoh game : Warcraft, Starcraft, Stronghold Crusader, Rise of Nations Command & Conquer

  • Simulation Games 

Di game ini kita dituntut untuk mengatur simulasi dari kehidupan ataupun usaha dengan keadaan yang cukup realistis dengan hal-hal yang dijumpai sehari-hari. Contoh game : The Sims, Railroad Station, Sim city

 

Untuk mendukung game tersebut menjadi lebih menarik dan menantang, terdapat beberapa komponen yang harus ada di dalam game :

  • Grafik (Visual)

Grafik merupakan suatu hal yang paling penting didalam sebuah permainan karena dengan tampilan yang baik maka para gamer juga akan merasa puas dengan grafik yang terlihat lebih real.

  • Audio (Suara)

Komponen ini sangat mendukung untuk membangun suasana didalam game tersebut, dengan suara yang tepat maka game tersebut akan lebih terasa nyata bila digabungkan dengan grafik yang mumpuni.

  • AI (Artificial Intelligence)

Artificial Intelligence merupakan kecerdasan buatan, dimana kecerdasan buatan ini dibuat untuk game menjadi menarik dan menantang semakin sulit AI yang dibangun maka akan sulit bagi player untuk menyelesaikan game tersebut dan memenangkannya.

  • Gameplay (Alur cerita)

Gameplay merupakan tulang punggung didalam suatu game apalagi game RPG karena cerita yang akan diangkat akan sangat berpengaruh terhadap minat dari para gamer semakin baik gameplay yang ada maka game akan lebih menarik, seru dan menyenangkan bila dimainkan jika tidak maka game tersebut akan membosankan.

  • Networking (Multiplayer)

Komponen ini membuat game lebih seru karena kita tidak sendirian didalam game tersebut, kita dapay melakukan pertukaran, saling membantu dalam menyelesaikan misi dan menjadi teman sparing.

 

Itulah sekilas tentang game, semoga kalian dapat memilih game yang berkualitas dari segi visual, audio, dan gameplay-nya

 

 

Apa itu Game Engine?

 

Game engine (bahasa Indonesia: mesin permainan) adalah sebuah sistem software yang dirancang untuk pembuatan dan pengembangan suatu video game. Ada banyak sekali game engine yang dirancang untuk bekerja pada beberapa konsol video game dan sistem operasi desktop seperti Microsoft Windows, Linux dan Mac OS X. Fungsi utama yang secara khusus disediakan oleh game engine meliputi mesin render (renderer) untuk grafik 2D atau 3D, mesin fisika, deteksi tabrakan (dan tanggapan tabrakan), suara, script, animasi, kecerdasan buatan, jaringan, streaming, manajemen momori, threading, dukungan lokalisasi dan layar grafik. Proses pembuatan game seringkali dihemat oleh sebagian besar developer dengan menggunakan kembali game engine yang sama untuk membuat game yang berbeda.

 

Ada Berapa Tipe Game Engine?

Game engine biasanya datang dengan berbagai macam jenis dan ditujukan untuk berbagai kemampuan pemrograman. Ada 3 tipe game engine yang ada saat ini, diantaranya :

 

  1. Roll-your-own game engine

Banyak perusahaan game kecil seperti publisher indie biasanya menggunakan engine-nya sendiri. Mereka menggunakan API seperti XNA, DirectX atau OpenGL untuk membuat game engine mereka sendiri. Di sisi lain, mereka kadang menggunakan library komersil atau yang open source. Terkadang mereka juga membuat semuanya mulai dari nol. Biasanya game engine tipe ini lebih disukai karena selain kemungkinan besar diberikan secara gratis, juga memperbolehkan mereka (para developer) lebih fleksibel dalam mengintegrasikan komponen yang diinginkan untuk dibentuk sebagai game engine mereka sendiri. Kelemahannya banyak engine yang dibuat dengan cara semacam ini malah menyerang balik developernya. Tower Games Studio membutuhkan satu tahun penuh untuk menyempurnakan game engine-nya, hanya untuk ditulis ulang semuanya dalam beberapa hari  sebelum penggunaannya karena adanya bug kecil yang sangat mengganggu.

  1. Mostly-ready game engines

Engine ini biasanya sudah menyediakan semuanya begitu diberikan pada developer/programer. Semuanya termasuk contoh GUI, physiscs, libraries model, texture dan lain-lain. Banyak dari mereka yang sudah benar-benar matang, sehingga dapat langsung digunakan untuk scripting sejak hari pertama. Game engine semacam ini memiliki beberapa batasan, terutama jika dibandingkan dengan game engine sebelumnya yang benar-benar terbuka lebar. Hal ini ditujukan agar tidak terjadi banyak error yang mungkin terjadi setelah sebuah game yang menggunakan engine ini dirilis dan masih memungkinkan game engine-nya tersebut untuk mengoptimalkan kinerja game-nya. Contoh tipe game engine seperti ini adalah Unreal Engine, Source Engine, id Tech Engine dan sebagainya yang sudah sangat optimal dibandingkan jika harus membuat dari awal. Dengan hal ini dapat menyingkat menghemat waktu dan biaya dari para developer game.

  1. Point-and-click engines

Engine ini merupakan engine yang sangat dibatasi, tapi dibuat dengan sangat user friendly. Anda bahkan bisa mulai membuat game sendiri menggunakan engine seperti GameMaker, Torque Game Builder dan Unity3D. Dengan sedikit memanfaatkan coding, kamu sudah bisa merilis game point-and-click yang kamu banget.  Kekurangannya terletak pada terbatasnya jenis interaksi yang bisa dilakukan dan biasanya hal ini mencakup semuanya, mulai dari grafis hingga tata suara. Tapi bukan berarti game engine jenis ini tidak berguna, bagi developer cerdas dan memiliki kreativitas tinggi, game engine seperti ini bisa dirubah menjadi sebuah game menyenangkan, seperti Flow. Game engine ini memang ditujukan bagi developer yang ingin menyingkat waktu pemrogramman dan merilis game-game mereka secepatnya.

Contoh Game Engine

Banyak sekali game engine yang ada sekarang ini mulai dari yang gratis sampai yang berbayar. Berikut contoh 10 game engine yang bagus berdasarkan banyaknya review yang ada pada situs DevMaster.net tersebut.

 

– Game engine gratis

  1. OGRE
  2. Irrlicht
  3. Panda3D. Contoh game-nya : Pirates of the Caribbean Online.
  4. Crystal Space
  5. jME
  6. Blender Game Engine
  7. Reality Factory
  8. The Nebula Device 2
  9. RealmForge
  10. OpenSceneGraph

 

– Game engine berbayar

  1. C4 Engine
  2. Torque Game Engine
  3. 3DGameStudio
  4. TV3D SDK 6.5
  5. Leadwerks Engine 2
  6. Unity. Contoh game-nya : Tiger Woods PGA Tour Online.
  7. DX Studio
  8. NeoAxis Engine
  9. Visual3D.NET Game Engine
  10. Esenthel Engine

Game engine yang akan saya ambil untuk diperbandingkan adalah C4 Engine (berbayar) dan OGRE (gratis). Berikut perbandingannya.

 

Perbandingan Game Engine C4 Engine dengan OGRE

Sebelum dibandingkan alangkah lebih baiknya saya berikan gambaran singkat dari kedua game engine tersebut.

  • C4 Engine. Telah mendukung banyak sistem operasi. Game engine ini sudah memiliki paket lengkap untuk pembuatan suatu game dengan dilengkapi oleh teknologi musik dan suara 3D, komunikasi jaringan, perangkat input, memori dan manajemen sumber daya, dan masih banyak lagi.

 

  • OGRE. Singkatan dari Object-Oriented Graphics Rendering Engine yang merupakan game engine fleksibel yang berbasis scene ditulis dengan bahasa C++ didesain agar lebih mudah dipakai oleh para developer untuk memproduksi game dan demo yang menggunakan hardware 3D. Library kelas menggambarkan semua rincian dari penggunaan sistem library seperti Direct3D dan OpenGL yang menyediakan sebuah antarmuka berbasis pada objek dunia dan kelas intuitif lainnya.

 

 

  • Tabel Perbandingan

Perbandingan

C4 Engine

OGRE

Penulis

Terathon Software (Eric Lengyel)

Steve Streeting

API Grafik

OpenGL

OpenGL, DirectX

Bahasa Pemrograman

C/C++

C/C++

Sistem Operasi

Windows, MacOS, PS3

Windows, Linux, MacOS

Status

Produktif / stabil

Produktif / stabil

Dokumentasi

Ada

Ada

Source Code

Ada

Ada

Harga

Berbayar

Gratis

Mesh yang Didukung

3D Studio MAX, Maya, XSI, Blender, dan paket lainnya.

Milkshape3D, 3D Studio Max, Maya, Blender dan Wings3D.

Kelebihan

 

  • – Sudah mendukung suara, physics, jaringan dan lain sebagainya.
  • – Bagus dalam rendering. Bisa dilihat dari demo yang ada terlihat tampak hebat.
  • – Memiliki kecepatan yang baik saat proses render.
  • – Banyak tool yang dapat dipakai dalam scene.
  • – Mudah dipakai karena antarmukanya mudah dikenali.
  • – Punya komunitas yang besar.

 

  • – Gratis karena open source.
  • – Dapat memilih render yang diinginkan, OpenGL atau DirectX.
  • – Kemungkinan kinerja OGRE dalam scene culling lebih baik.
  • – Dapat di-render dengan baik meskipun dengan kartu grafis bawaan Intel.
  • – Punya komunitas yang besar.

Kekurangan

 

  • – Butuh biaya untuk menggunakannya.
  • – Butuh kartu grafis dengan spesifikasi tinggi agar dapat didukung penuh.

 

  • – Hanya sebuah rendering engine jika tidak dilengkapi dengan tool jaringan, suara dan lain sebagainya.

 Sumber :

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: